Jumat, 03 Mei 2013

Deteksi Sedari Dini Titik Jenuh Dalam Pekerjaan

Deteksi Sedari Dini Titik Jenuh Dalam Pekerjaan
Mungkin ada diantara kita pernah mengalami dan merasa suntuk, jenuh dalam bekerja, penghasilan setiap bulan pas-pasan, atau jenjang karir mentok saat umur kian menua. Nah, jika benar sepertinya ada indikasi kalian akan mendekati titik jenuh dalam pekerjaan. Lalu ada pertanyaan maupun anda sendiri berfikir bagaimana mensiasati hal tersebut! Apakah terus bekerja walaupun terasa jenuh, bertahan karena kebutuhan atau pindah bekerja mencari perusahaan baru yang notabene linkungan baru serta gaji juga berbeda. Apa anda masuk didalam orang-orang yang mempunyai opini seperti itu!

Dalam kesempatan kali ini, saya ingin memberikan solusi bagaimana mendeteksi dan harus mempunyai solusi seperti apa jika diri kita sudah merasakan hal itu. Saya sebagai penulis dalam blog ini sebenarnya sudah merasakan titik jenuh dalam bekerja. Jujur hal itu sangat mengganggu pikiran jika kita memikirkan masa depan. Tetapi disaat terpuruk, saya mendapatkan informasi dan pelajaran bagaimana mendapatkan solusi dalam masalah ini. Untuk itu saya ingin memberikan sedikit tips cara deteksi sedari dini titik jenuh dalam pekerjaan.

•    Target dan waktu
Yang dimaksud target adalah anda harus memiliki target sampai kapan anda akan bekerja dan pada usia berapa anda bisa menduduki puncak karir dalam pekerjaan anda. Hal ini penting dikarenakan semakin lanjut usia, akan semakin terkikis stamina dan kredibilitas anda dalam bekerja.

•    Tujuan
Apa tujuan anda dalam bekerja? Uang atau karir. Jika uang tujuan utama anda pasti perjalanan anda dalam bekerja dan meraih cita-cita tidak akan pernah mencapai titik akhir perjalanan, bahkan bisa jadi titik jenuh dalam bekerja akan anda rasakan. Karena hal ini juga menyangkut kredibilitas anda sebagai seorang karyawan. Tetapi jika karir tujuannya, anda akan mencapai titik dimana posisi karir yang anda cita-citakan akan terwujud dan pemasukan juga akan mengiringi langkah anda dalam meraihnya. Ilmu dan pengalaman dalam proses mengejar karir secara tidak langsung akan anda dapatkan yang bisa menjadi modal besar karena anda akan mengetahui pola bisnis perusahaan yang bisa anda terapkan seandainya anda mempunyai keinginan mendirikan perusahaan sendiri.

•   Rencana
Rencanakan masa depan anda, karena hanya anda yang bisa menentukannya bukan orang lain. Anda juga tidak mungkin menjadi karyawan selamanya bukan! Mulailah merencanakan memiliki usaha sampingan atau usaha lain yang bisa membackup kebutuhan ekonomi dan masa depan anda. Disaat anda sudah berkeluarga mungkin rencana akan masa depan baru muncul dikarenakan tuntutan kebutuhan. Jangan memulai disaat kita sudah berkeluarga, tetapi sebelumnya. Karena jika terlaksana, anda akan mencicipi manisnya hasil dari jerih payah anda dalam meniti usaha bagi masa depan anda dan keluarga.

Demikian informasi yang dapat saya berikan pada kumpulan artikel di blog ini. Karena saya juga pernah mengalami hal ini dan masih terus belajar serta berjuang agar terhindar dari titik jenuh dalam bekerja.
Load disqus comments

0 komentar