Senin, 16 September 2013

Motor Matic Ditarik Dealer, Incaran Oplos Sparepart

Motor Matic Ditarik Dealer, Incaran Oplos Sparepart - Kita mungkin pernah atau sering mendengar dan melihat motor teman, tetangga bahkan saudara ditarik oleh leasing motor karena menunggak cicilan pembayaran atau sudah tidak sanggup membayar lagi cicilan motor tersebut. 

Motor Matic Ditarik Dealer, Incaran Oplos Sparepart
Gambar ilustrasi

Karena sering terjadinya hal seperti itu, menjadi topik berita hari ini. Para pemilik motor juga sering sekali melakukan tindakan yang dilarang dengan mengganti sparepart motor yang akan ditarik dengan teman atau kenalan yang memiliki motor sama dengan kondisi kurang baik atau biasa di sebut mengoplos. Dengan perjanjian pembayaran yang sudah disepakati antara pengoplos dengan pemilik motor. Tujuan ini semua adalah agar pemilik motor yang akan ditarik mendapatkan uang lebih, tetapi aksi ini merugikan perusahaan leasing yang notabene adalah fasilitator kredit motor.

Tindakan mengoplos ini bisa dikategorikan kriminal, karena motor tersebut belum 100% hak pemilik, karena masih dalam proses cicilan. Pihak kepolisian juga sering menerima keluhan dari pihak leasing dengan aksi mengoplos para pemilik motor yang akan ditarik. Dan tidak tanggung-tanggung hampir setiap bagian motor dapat dioplos oleh pemilik yang sangat meresahkan para leasing.

Untuk motor matic bagian di dalam motor yang sering dioplos adalah :
  • Velg, ban, Piringan rem dan master rem. Biasanya untuk bagian ini 1 paket dengan kisaran harga oplos 200-300 ribu (tergantung kondisi barang)
  • Shockbreaker harga oplos 50-100 ribu (tergantung kondisi barang)
  • 1 Unit CVT, biasanya dioplos 1 paket dengan kisaran harga 300-500 ribu (tergantung kondisi barang)
  • Accu/Aki, harga oplos 50-75 ribu
  • Karburator, harga oplos 75-150 ribu (tergantung kondisi barang)
  • Knalpot, harga oplos 50-75 ribu (tergantung kondisi barang)
  • Blok dan head, harga 200-400 ribu (tergantung kondisi barang)
  • Body, behel dan Jok motor, harga oplos 100-150 ribu (tergantung kondisi barang)
Untuk besarnya harga motor oplosan setiap sparepart tergantung kondisi barang antara kedua pengoplos tersebut. Bagian motor yang jarang dioplos adalah 1 unit mesin, karena mesin memiliki kode tertentu yang jika diperiksa oleh debtcollector kode rangka mesin berbeda akan dilaporkan ke pihak berwajib. Demikian informasi mengenai oplos-mengoplos yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya.
Load disqus comments

1 komentar: