Kamis, 22 Agustus 2013

Cara Beli Rumah Dengan Pembayaran Tunai

Cara beli rumah yang baik tentu saja harus dengan perencanaan yang matang. Karena perlu kita sadari bahwa, saat ini harga perumahan di sejumlah kota besar di Indonesia mulai tak terkendali, bahkan terus mengalami lonjakan.

Menurut Mike Rini Sutikno, salah seorang penasehat keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory menyatakan bahwa, dalam hal pembayaran membeli rumah bisa berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan tunai ecara bertahap, atau pun mencicil jika ingin membayarnya dalam jangka waktu yang panjang, misalnya saja diatas 3 tahun. 


Jika pembayaran dilakukan secara tunai, maka cara pembayaran ini ada dua macamjenisnya, yaitu tunai keras dan tunai secara bertahap. hal ini dilakukan bila memiliki idle cash atau dana menganggur yang jumlahnya cukup besar, dan sebaiknya pilihlah yang membayar secara tunai keras.

Cara beli rumah dengan pembayaran tunai lebih menguntungkan juga jika dibandingkan pembayaran dengan cara-cara lain yang berpotensi membebankan sebuah bunga. JIka secara tunai keras, kata Mike, harga diskon diberikan pengembang biasanya jauh lebih besar, bahkan bisa sampai 10 persen sampai 15 persen dari harga unit rumah yang akan dibeli.

Cara kedua adalah dengan pembayaran tunai bertahap. JIka pada waktu pembayaran tunai bertahap kurang lebih memakan waktu 6 hingga 24 bulan dengan besar bunga tergantung masing-masing pengembang yang ada.

Bahkan bunganya mulai dari 0 persen, dan tidak lebih dari 5 persen. Dengan menggunakan jangka waktu pendek, makanpembeli harus menyerahkan uang muka yang terbilang tidak sedikit juga, setidaknya mencapai 50 persen dari harga rumah yang dibeli. Dan selain itu, dalam memilih membeli rumah secara tunai pun, ada baiknya Anda langsung memikirkan pemeliharaan dan perawatan rumah setiap bulannya yang akan anda keluarkan kelak. Dan biaya ini sudah harus dianggaran secara jangka panjang, salah satunya misalnya mengenai biaya pajak tahunannya.
Load disqus comments

0 komentar